Sunday, March 17, 2013

Cerita Sex Pengalaman Ngentot Anak Perawan SMP

Cerita Sex Pengalaman Ngentot Anak Perawan SMP

Tiba- tiba Kring.. Kring.. HP-ku berbunyi. Siang itu aku berada di kantor sedang membaca surat-surat dan dokumen yang barusan dibawa sekretarisku LIA, untuk aku tanda tangani. Kulihat di layar handphone ku tampak sebuah nomor telepon yang sudah kukenal.
“Hello.. Dita.. Apa kabar” sapaku.
“Hi.. Pak Robert.. Kok udah lama nih nggak kontak Dita”
“Iya habis sibuk sih” jawabku sambil terus menandatangani surat-surat di mejaku.
“Ini Pak Robert.. Ada barang bagus nih..” terdengar suara Dita di seberang sana.
Dita ini memang kadang-kadang aku hubungi untuk menyediakan wanita untuk aku suguhkan pada tamu atau klienku. Memang terkadang untuk menggolkan proposal, perlu adanya servis semacam itu. Terkadang lebih ampuh daripada memberikan uang di bawah meja.
“Bagusnya gimana Dit?” tanyaku penasaran.
“Masih anak-anak Pak.. Baru 15 tahun. Kelas 3 SMP. Masih perawan, bener-bener gadis virgin”
Mendengar hal itu langsung senjataku berontak di sarangnya. Memang sering aku kencan dengan wanita cantik, ABG atupun istri orang. Tetapi jarang-jarang aku mendapatkan yang masih perawan seperti ini.
“Cantik nggak?” tanyaku
“Cantik dong Pak.. Tampangnya innocent banget. Bapak pasti suka deh..” rayu Mami Dita ini.
Setelah itu aku tanya lebih lanjut latar belakang gadis itu. Namanya Tari, anak keluarga ekonomi lemah yang perlu biaya untuk melanjutkan sekolahnya. Orang tuanya tidak mampu menyekolahkannya lagi sehabis SMP nanti, sehingga setelah dibujuk Dita, dia mau melakukan hal ini.
“Minta berapa Dit? ” tanyaku
“Murah kok Pak.. cuma lima juta”
Wah.. Pikirku. Murah sekali.. Aku pernah dengar ada orang yang beli keperawanan sampai puluhan juta. Singkat kata, akupun setuju dengan tawaran Dita. Aku berjanji untuk menelponnya lagi setelah aku sampai di lokasi nanti.
“Lia.. Ke sini sebentar” kutelpon sekretarisku yang sexy itu. Tak lama Lia pun masuk ke ruanganku. Sambil tersenyum manis dia pun duduk di kursi di hadapanku.
“Ada apa Pak Robert?” tanyanya sambil menyilangkan kakinya memamerkan pahanya yang putih.
Belahan buah dadanya tampak ranum terlihat dari balik blousenya yang agak tipis. Ingin rasanya aku nikmati dia saat itu juga, tetapi aku lebih ingin menikmati perawan yang ditawarkan Dita. Toh masih ada hari esok untuk Lia, pikirku.
“Saya perlu uang lima juta untuk entertain klien. Tolong minta ke bagian keuangan ya” kataku.
“Baik Pak” jawabnya.
“Ada lagi yang bisa saya bantu Pak Robert..?” Lia berkata genit sambil menatapku menggoda.
“Nggak.. Mungkin lain kali Lia.. Saya sibuk banget nih” kataku pura-pura.
Aku tak ingin staminaku habis sebelum bertempur dengan Tari, anak SMP itu. Liapun beranjak pergi dengan raut muka kecewa, dan tak lama dia kembali membawa uang yang aku minta beserta slip tanda terima untuk aku tandatangani.
“Nanti kalau perlu lagi, panggil Lia ya Pak” katanya masih mengharap.
“Baik Lia.. Saya pergi dulu sekarang. Jangan telepon saya kecuali ada emergency ya” jawabku sambil mengemasi laptopku.
Tak lama akupun sudah meluncur dengan Mercy kesayanganku menuju hotel di kawasan Semanggi. Akupun cek in di hotel yang berdekatan dengan plaza yang baru dibangun di daerah itu. Setelah mendapatkan kunci akupun bergegas menuju kamar suite di hotel itu.
Setiba di kamar, kutelpon Dita untuk memberitahukan lokasiku. Dia berjanji untuk datang sekitar satu jam lagi. Sambil menunggu kunyalakan TV dan menonton siaran CNN di ruang tamu kamarku. Sedang asyik-asyiknya melihat berita perang di Irak tiba-tiba HP-ku berbunyi.
“Sialan Lia. Aku khan sudah bilang jangan telepon.” pikirku sambil mengangkat telepon tanpa melihat caller ID-nya.
“Halo. Pak Robert.. Ini Santi” kata suara di seberang sana. Santi ini adalah istri dari Pak Arief, manajer keuangan di kantorku.
“Oh Santi.. Aku pikir sekretarisku. Ada apa San?”
“Nggak Pak Robert.. Cuma kangen aja. Pengin ketemu lagi nih Pak.. Aku pengin ulangi kejadian yang di pesta dulu itu. Bisa ketemuan nggak Pak hari ini?”
“Wah.. Kalau hari ini nggak bisa San.. Aku sedang di tempat klien nih” jawabku mengelak.
“Khan minggu depan suamimu sudah pergi.. Jadi kita bisa puas deh nanti seharian” lanjutku.
“Habis Santi udah kangen banget Pak..” rengeknya.
“Sabar ya sayang.. Tinggal beberapa hari lagi kok” hiburku.
“OK deh.. Sorry kalau mengganggu ya Pak” katanya menyudahi pembicaraan.
Wah, ternyata dia sudah tak sabar kepengin aku kencani, pikirku. Mungkin baru pertama dia bertemu dengan laki-laki jantan sepertiku di pesta perkawinan dulu. Kemudian aku telepon Lia untuk menanyakan kepastian kepergian Pak Arief ke Singapore, yang dijawab bahwa semuanya sudah confirm dan Pak Arief akan berangkat tiga hari lagi.
Setelah satu jam setengah aku menunggu, terdengar bunyi bel kamarku. Kubuka pintu kamarku dan tampak Dita bersama seorang gadis belia, Tari.
“Maaf Pak Robert. Tadi Tari baru pulang dari latihan pramuka di sekolahnya” alasan Dita. Mungkin tampak di wajahku kalau aku kesal menunggu mereka.
“OK nggak apa.. Ayo masuk” kataku sambil memperhatikan Tari.
Hari itu dia mengenakan tanktop yang memperlihatkan bahunya yang putih mulus. Juga rok mini jeans yang dikenakan menambah cantik penampilannya. Tubuhnya termasuk bongsor untuk anak seusia dirinya. Dari balik tanktopnya tersembul buah dadanya yang baru tumbuh. Yang membuat aku kagum adalah wajahnya yang cantik dan terkesan innocent.
“Tari.. Ini Oom Robert” kata Dita memperkenalkanku padanya.
Kuulurkan tanganku dan disambutnya sambil berkata lirih, “Tari..”
Kemudian kami bertiga duduk di sofa, dengan Tari duduk disamping sedangkan Dita berhadapan denganku. Kurengkuh pundak Tari dengan tangan kiriku, sambil kuelus-elus sayang.
“Gimana Pak.. OK khan” Dita bertanya
“OK.. Kamu jemput lagi aja nanti” jawabku sambil mengelus dan meremas lengan Tari yang mulus itu gemas. Setelah itu Dita pamitan, tentu saja setelah menerima pembayarannya.
“Kamu lapar nggak Tari? Kita pesan makanan dulu yuk” saranku.
Dia hanya menganggukkan kepalanya. Sekarang memang sudah waktunya makan malam, dan aku tak mau staminaku tidak prima hanya karena perutku yang lapar. Apalagi ternyata gadis yang dibawa Dita ini cantik sekali.
“Pesan apa?” tanyaku sambil memberikan room service menu padanya.
“Nasi goreng aja Oom”
“Minumnya?”
“Minta susu boleh Oom?” jawabnya.
Langsung aja aku pesan beefsteak dan bir untukku, dan nasi goreng serta susu untuk Tari. Sambil menunggu pesanan datang, kamipun menonton TV.
“Channelnya Tari ganti ya Oom” katanya sambil mengambil remote.
“Oh ya.. Oom juga bosen lihat perang terus” jawabku sambil mengagumi keindahan Tari.
Setelah dia duduk, kuelus-elus rambutnya yang berpita dan panjangnya sebahu itu. Tari kemudian mengubah channel TV ke channel Disney. Rupanya dia suka menonton film kartun. Maklum masih anak-anak, pikirku.
“Kamu sudah punya pacar?” tanyaku setelah kami terdiam beberapa saat.
“Belum Oom..”
“Kenapa?” tanyaku lagi
“Tari khan masih kecil..” katanya sambil terus menatap adegan kartun di TV.
Aku pun makin bernafsu mendengar jawabannya. Yah.. Akulah nantinya yang akan menikmatimu untuk pertama kalinya he.. He.. Kuciumi pipinya sambil kuelus-elus pahanya. Tari nampak tak terbiasa dan bergerak agak menghindar. Pahanya yang putih mulus makin tersibak menampakkan pemandangan yang indah. Tanganku kemudian meraba dadanya yang baru tumbuh itu. Kemudian kupegang wajahnya dan kucium bibirnya. Tampak sekali bahwa dia belum berpengalaman dalam hal seperti ini. Tanganku sudah ingin melucuti tanktopnya ketika tiba-tiba bel kamarku berbunyi.
“Room Service” terdengar suara di depan kamarku.
Akupun berdiri meninggalkan Tari untuk membuka pintu. Tampak ada perasaan lega di raut wajah Tari ketika aku beranjak pergi.
“Ada pesanan lagi Pak?” tanya petugas room service setelah meletakkan makanan di meja.
“Nggak” jawabku
“Mungkin buat anaknya?” tanyanya lagi
“Mungkin nanti menyusul” kataku sambil menandatangani bill yang diserahkannya.
Aku geli juga mendengar si petugas menyangka Tari adalah anakku. Memang pantas sih dilihat dari perbedaan umur kami.
Kamipun lalu menyantap makanan kami. Tari menikmati nasi goreng dan segelas susunya sambil terus menonton kartun kesayangannya.
“Mau buah Tari?” kataku sambil mengambil buah-buahan dari minibar.
“Nggak Oom.. Udah kenyang. Dibungkus aja boleh ya Oom.. Untuk adik di rumah” katanya.
Hm.. Benar-benar manis ini anak, pikirku. Dalam hati aku kasihan juga pada dia, tapi aku tak dapat menahan nafsu birahiku untuk menikmati tubuhnya yang muda itu.
Aku makan satu buah apel dan kuberikan sisanya padanya. Diterimanya buah-buahan itu dan kemudian dimasukkan dalam tasnya. Akupun kembali duduk disampingnya dan kemudian kuambil remote dan kumatikan TVnya.
“Ayo sayang kita mulai ya..” kataku sambil menciumi pundaknya yang terbuka.
Aku kemudian beralih menciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas dadanya. Tak ada response darinya. Ketika tangannya yang mungil aku letakkan di atas kemaluanku, dia diam saja.
“Kok diam saja sih!!” Bentakku.
“Oom.. Tari nggak pernah Oom.. Belum ngerti” jawabnya lirih ketakutan.
“Ya sudah sini kamu..” kataku sambil beranjak ke meja dimana laptopku berada. Tari mengikutiku dari belakang. Langsung kusetel film BF yang aku simpan di dalam harddiskku.
“Ayo sini duduk Oom pangku” kataku.
Taripun duduk di atas pangkuanku sambil melihat adegan persetubuhan dimana seorang wanita bule cantik sedang dengan rakusnya mengulum kemaluan orang berkulit hitam.
Mata Tari tampak takjub melihat adegan yang pasti baru pertama kalinya dia lihat itu. Sementara aku menciumi dan menjilati pundak dan lehernya yang jenjang dari belakang. Tangankupun telah masuk ke dalam tanktopnya dan meremas-remas buah dadanya yang masih tertutup BH itu. Kutarik ke atas cup BHnya sehingga tangankupun leluasa menjelajahi dan meremas buah dadanya yang mulai tumbuh itu. Kupilin perlahan puting dadanya yang mulai mengeras.
“Oom.. Jangan Oom.. Tari malu” katanya sambil menatap adegan di laptopku dimana si wanita bule sedang mengerang-erang nikmat disetubuhi dari belakang.
“Nggak usah malu sayang” jawabku sambil agak memutar tubuhnya sehingga aku leluasa menikmati dadanya.
Kulumat buah dada yang baru tumbuh itu dan kujilat lalu kuisap putingnya yang kecil berwarna merah muda itu. Sementara tanganku yang satu telah merambah paha sampai mengenai celana dalamnya.
“Pelan-pelan Oom.. Sakit” desahnya ketika tanganku mengusap-usap kemaluannya setelah celana dalamnya aku sibak. Mulutku masih sibuk mencari kepuasan dari buah dada anak belia ini.
“Kamu cantik sekali Tari.. Ohh yeah..” kataku meracau sambil mengulum dan menjilati buah dadanya.
Tanganku mengelus-elus pundaknya yang jernih, sedangkan yang satunya sedang merambah kemaluan anak perawan ini. Kemaluanku tampak memberontak di dalam celanaku, bahkan sudah mengeluarkan cairannya karena sudah sangat terangsang.
Kuturunkan Tari dari pangkuanku, dan akupun berdiri didepannya. Kuciumi bibirnya dengan ganas sambil tanganku meremas-remas rambutnya.
“Emmhh.. Emmhh..” hanya itu yang terdengar dari mulut Tari.
Kumasukkan lidahku dan kujelajahi rongga mulutnya. Sementara kuraih tangan Tari dan kuletakkan ke kemaluanku yang sudah sangat membengkak. Tetapi lagi-lagi dia hanya diam saja. Memang dasar anak-anak, belum tahu cara memuaskan lelaki, pikirku. Dengan agak kesal kutekan pundaknya sehingga dia berlutut di depanku. Dia agak berontak akan bangun lagi.
“Ayo.. Berlutut!!” kataku sambil menarik rambutnya.
Tampak air mata Tari berlinang di sudut matanya. Dengan cepat aku lepas celana dan celana dalamku, sehingga kemaluanku berdiri dengan gagah di depannya.
“Ayo isap!!” perintahku pada Tari yang tampak ketakutan melihat kemaluanku yang sebesar lengannya itu. Kugenggamkan tangannya pada kemaluanku itu.
“Ampun oomm.. Jangan Oom.. Besar sekali.. Nggak muat Oom” katanya mengiba-iba. Terasa tangannya bergetar memegang kemaluanku.
“Ayo!!” bentakku sambil menarik rambutnya sehingga kemaluankupun menyentuh wajahnya yang imut dan innocent itu.
Tampak Tari sambil menahan tangisnya membuka mulutnya dan akupun sambil berkacak pinggang menyorongkan kemaluanku padanya.
“Aahh.. Yes.. Make Daddy happy..” desahku ketika kemaluanku mulai memasuki mulutnya yang mungil. Akupun mengelus-elus rambutnya yang berpita itu dengan penuh kasih sayang ketika Tari mulai menghisapi kemaluanku.
“Ayo jilati batangnya.. Sayang” kataku sambil mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya. Taripun mulai menjilati batang kemaluanku dengan perlahan.
“Ayo isap lagi” instruksiku lagi sambil tanganku mengangkat dagunya dan menyorongkan kemaluanku padanya.
Taripun mulai lagi mengulum kemaluanku, walaupun hanya ujungnya saja yang masuk ke dalam mulutnya. Kutekan kemaluanku ke dalam mulutnya sehingga hampir separuhnya masuk kedalam mulutnya. Tampak dia tersedak ketika kemaluanku mengenai kerongkongannya. Dikeluarkannya kemaluanku untuk mengambil nafas, sementara aku tertawa geli melihatnya.
“Sudah. Oom.. Jangan lagi Oom” Tari memohon. Air matanya tampak menetes di pipinya
“Oom belum puas. Ayo lagi!!” bentakku sambil menjambak rambutnya, sehingga wajahnya terdongak ke atas menatapku.
Taripun terisak menangis, tetapi kemudian dia kembali menjilati dan mengulum kemaluanku. Pemandangan di kamar hotel itu sangatlah indah menurutku. Seorang laki-laki dewasa dengan tubuh tinggi besar sedang berkacak pinggang, sementara seorang anak di bawah umur dengan wajah tanpa dosa sedang mengulum kemaluannya.
Mungkin sekitar 15 sampai 20 menit aku ajari anak perawan itu cara untuk memberikan kepuasan oral pada lelaki. Setelah itu aku merasakan kemaluanku akan meledakkan cairan ejakulasinya.
“Buka mulutmu!!” perintahku pada Tari sambil mengeluarkan kemaluanku dari kulumannya.
Kemudian kukocok-kocok kemaluanku sebentar, dan kemudian muncratlah cairan spermaku ke dalam mulutnya dan sebagian mengenai wajahnya.
“Oh.. Yeahh.. Nikmat.. Kamu hebat Tari..” erangku saat orgasme.
“Ayo telan!!” perintahku lagi ketika melihat dia akan memuntahkan spermaku keluar.
Tampak dia berusaha menelan spermaku, walaupun karena jumlahnya yang banyak, sebagian meleleh keluar dari mulutnya. Diambilnya tisu dan dibersihkannya wajahnya sambil membetulkan pakaiannya sehingga rapi kembali. Dia pun kemudian mengambil dan meminum habis sisa susunya. Sementara aku pergi ke toilet untuk buang air kecil.
Sekembalinya aku dari toilet, tampak Tari sedang duduk gelisah di sofa. Pandangan matanya tampak kosong dan berubah menjadi takut ketika melihat aku menghampirinya. Aku tersenyum dan duduk disampingnya. Kembali kuelus-elus pundak dan tangannya.
“Omm.. Tari pengin pulang Oom.. Tari capek..” katanya.
“Yach kamu istirahat dulu aja sayang” jawabku sambil mencium pipinya.
Kamipun duduk terdiam. Kusetel kembali TV yang masih menayangkan acara kartun kesukaannya itu. Kuusap-usap tubuhnya yang duduk di sampingku sambil sesekali kuciumi. Aku menunggu hingga kejantananku bangkit kembali.
Aku beranjak ke meja dimana laptopku masih menayangkan adegan syur semenjak tadi. Di layar sekarang seorang pria bule sedang dihisap kemaluannya oleh dua wanita cantik. Yang satu bule juga, sedangkan yang lain wanita Asia, kalau tidak salah Asia Carrera namanya. Memang film produksi Vivid ini bagus sehingga aku menyimpannya di harddiskku. Melihat adegan demi adegan di layar, kejantananku pun perlahan bangkit kembali. Kudatangi sofa dimana Tari berada. Tari tampak gelisah ketika aku berlutut di depannya.
“Aku ingin menikmati memekmu sayang” kataku sambil menyibakkan rok mininya. Kuciumi pahanya dan kujilati sampai mengenai celana dalamnya. Kemudian kulepas celana dalamnya itu sehingga vaginanya yang bersih tak berbulu itu tampak mempesonaku.
“Jangan Oom.. Tolong Oom” kata Tari ketika tanganku mulai meraba kemaluannya. Karena gemas, langsung aku jilati dan isap vaginanya. Lidahku menari-nari dan kumasukkan ke dalam liangnya yang perawan itu.
“Uhh.. Ampun Oom..” erangnya ketika aku menemukan klitorisnya dan langsung kuhisap. Sementara tanganku naik ke atas meremas buah dadanya. Kupilin-pilin putingnya sehingga mulai mengeras. Sementara vaginanya pun sudah mengeluarkan lendir tanda dia telah siap untuk disetubuhi.
“Ayo kita lanjutkan di ranjang, manis..” kataku sambil merengkuh tubuhnya dan menggendongnya. Aku ciumi bibirnya sambil badannya tetap aku gendong menuju kamar tempat tidur.
Kurebahkan tubuhnya di ranjang, dan akupun mulai melucuti pakaianku. Tampak kemaluanku sudah kembali membengkak ingin diberi kenikmatan oleh anak kecil ini. Tari tampak memandangku dengan tatapan mengiba. Matanya menampakkan ketakutan melihat ukuran kemaluanku.
Langsung kuterkam tubuhnya di ranjang dan kuciumi wajahnya yang manis. Kubuka tanktopnya juga BHnya dan kulempar ke lantai. Langsung kusantap buah dadanya yang masih dalam masa pertumbuhan itu, dan kujilati dan kuisapi putingnya hingga mengeras.
Lalu kubuka rok mininya, sehingga Taripun sudah telanjang bulat pasrah di atas ranjang. Jariku kemudian menari merambah vaginanya dan mengusap-usap klitorisnya.
“Tolong jangan Oom.. Aduh.. Oom.. Jangan Oom.. Tari masih perawan Oom.” rengeknya. Aku menghentikan kegiatanku dan menatapnya
“Memangnya Bu Dita bilang apa?” tanyaku
“Katanya Tari nggak akan diperawani. Cuma dipegang dan diciumi aja” jawabnya terisak. Mendengar itu timbul perasaan iba karena ternyata dia telah dibohongi oleh Dita.
“Ya sudah..
“Kataku.
“Kamu hisap lagi aja kontol Oom seperti tadi” perintahku.
Akupun lalu tidur telentang dan Taripun kutarik hingga wajahnya berada di depan kemaluanku yang sudah berdiri tegak. Kutekan kepalanya perlahan, hingga Taripun kembali memberikan kenikmatan mulutnya pada kemaluanku. Tampak dari tatapanku, kepalanya naik turun menghisapi kemaluanku. Tangankupun mengelus-elus rambutnya penuh rasa sayang seperti rasa sayang bapak kepada anaknya.
“Ya terus.. Sayang” erangku menahan nikmat yang tiada tara.
Setelah beberapa menit, kutarik tubuhnya sehingga wajahnya tepat berada diatas wajahku. Kuciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas pantatnya. Kemudian kubalikkan badannya, sehingga badanku yang tinggi besar menindih tubuh belianya. Kusedot puting buah dadanya dan kugigit-gigit sehingga menimbulkan bekas memerah.
Lalu kurenggangkan pahanya, dan kuarahkan kemaluanku ke vaginanya.
“Jangan Oom.. Ampun Oom.. Jangan.. Ampun..” rengek Tari ketika kemaluanku mulai menyentuh bibir vaginanya.
Aku tambah bernafsu saja mendengar rengekannya, dan kutekan kemaluanku sehingga mulai menerobos liang vagina perawannya. Terasa sesuatu menghalangi kemaluanku, yang pasti adalah selaput daranya
“Ahh.. Sakiitt..” jeritnya menahan tangis ketika kutekan kemaluanku merobek selaput daranya.
Kutahan sebentar menikmati saat aku mengambil keperawanan anak ini, kemudian kugerakkan pantatku maju mundur menyetubuhinya.
“Ah.. Nikmat.. Ahh.. God.. Memekmu enak Tari.” racauku
“Oh.. Ampun.. Sakit.. Udah Oom.. Ampun..” Tari merintih kesakitan sambil menangis.
“Yes.. You naughty girl.. Daddy must punish you.. Yeah..” aku kembali meracau kenikmatan.
Kugenjot terus kemaluanku, dan aku merasakan nikmatnya jepitan vagina Tari yang sangat sempit itu. Tampak air mata Tari meleleh membasahi pipinya, dan ketika kugenjot kemaluanku tampak wajahnya menyeringai menahan sakit.
Kemudian kutarik pahanya sehingga melingkari pinggangku, dan sambil duduk di ranjang kugenjot lagi vaginanya. Tanganku sibuk menjelajahi buah dadanya.
Bosan dengan posisi itu, kubalikkan badannya dan kusetubuhi dia dengan gaya “doggy style”. Sudah tak terdengar lagi rengekan Tari, hanya suara erangannya dan isak tangisnya yang memenuhi ruangan itu.
“Ahh.. Sakit Oom ampun..” rengeknya kembali ketika rambutnya kutarik sehingga wajahnya terdongak ke atas.
Sambil kusetubuhi tubuhnya, kadang kuciumi dan kugigiti pundak dan lehernya dari belakang, sambil tanganku memerah buah dadanya.
Setelah kurang lebih satu jam aku setubuhi dia dengan berbagai macam posisi, akupun tak tahan untuk mengeluarkan cairan ejakulasiku. Kubalikkan badannya dan kugesek-gesekkan kemaluanku di dadanya. Kadang kugesek-gesekkan juga ke seluruh wajahnya.
“Ahh.. Memang enak perawan kamu Tari..” erangku sambil menumpahkan spermaku di dadanya.
Akupun kemudian bergegas menuju toilet untuk membersihkan diri. Kemaluanku pun kubersihkan dari sisa sperma bercampur darah perawan Tari. Sekembalinya aku dari toilet, kulihat Tari masih terbaring di ranjang sambil menangis terisak-isak. Kubiarkan saja dia di sana, karena aku sudah merasa puas dan merasa menjadi lebih muda setelah mereguk kenikmatan dari anak itu.
Kuminum sisa birku, dan kutelepon Dita untuk menjemput Tari. Tak lama, Dita pun datang.
“Gimana Pak Robert?” tanyanya tersenyum.
“Wah.. Puas.. Tuh anak enak banget” kataku tertawa kecil.
“Syukurlah Pak Robert puas. Sengaja saya pilihin yang bagus kok Pak” katanya lagi.
“Percaya deh sama Dita. Tuh anaknya masih di kamar”
Dita pun masuk ke kamar tidur sedangkan aku nonton TV di sofa. Lagi-lagi masih berita perang di CNN. Sementara itu, terdengar Tari menangis di kamar sedangkan Dita berusaha menghiburnya. Setelah kurang lebih setengah jam, merekapun muncul dari dalam kamar tidur.
“Saya permisi dulu Pak Robert” pamit Dita.
“Oh ya Dit.., kalau ada yang bagus lagi telepon ya. Untuk obat awet muda.” jawabku sambil mengedipkan mataku.
“Beres Pak” jawabnya sambil menggandeng Tari keluar.
“Ini tasnya ketinggalan” kataku sambil menyerahkan tas Tari yang berisi buah-buahan untuk adiknya itu. Kuperhatikan mata Tari masih sembab, dan jalannya pun agak pincang ketika meninggalkan kamar hotelku.
Tak lama akupun cek out dari hotel. Dalam perjalanan pulang ke apartemenku, aku mampir di panti pijat langgananku. Tubuhku agak pegal sehabis menyetubuhi Tari tadi. Setelah dipijat, dan mandi air hangat, tubuhku terasa sangat segar. Akupun bergegas pulang dengan mengendarai Mercy silver metalik kesayanganku. Tak lupa kusetel lagu Al Jarreau kesayanganku.

2 comments:

Labels

3gp (1) A +++ (17) abang sam (1) Abg (60) abg bandung (4) abg bugil (5) abg smu (3) abg smu jakarta (2) adek cewek yang sexy (1) adik dapat (1) adik iparku (1) adik iparku 2 (1) adik kelasku (1) aida dato’s 2nd wife (1) akak (1) aku dan ana (1) aku dan... (1) aku dan...II (1) aku main jubur (1) alat bantu seks (1) amoi malang (1) amoi saloon paka (1) anak cina (1) anak dara remajaku (1) anak guru SMAku (1) Anak SMK (1) Animal Sex (1) anjingku (1) arthur (16) Artis (2) Artis Seksi (7) asian show (1) auntie jee (1) aura kasih (1) awek indon (1) azlan sayangku (1) baby manja (1) Baby-Sister (1) bahasa indonesia (16) balas dendam (1) bapa mertuaku 1 (1) bapa mertuaku 2 (1) bapa tiri (1) batang beasr (1) bdsm (31) benih bapa mertua (1) bercinta dengan mbak (1) bercinta dengan pembantu (6) berita hangat (1) berkongsi suami (1) berniaga sambil berlakon (1) bersama mak cik (1) bersetubuh dengan ibu kandung (1) berzina dengan adik ipar (1) bidadariku (1) bini kawan kemaruk seks (1) bini muda anak satu (1) bini muda ayah (1) bini orang (1) birahi pembantu (1) bohsia (1) bondage (18) brondong (1) budak benggali (1) budak jantan (1) calon mertua binal (1) cara ngajak pembantu ML (1) carasex (6) cerita abg smu (2) cerita babu (3) cerita binal (1) cerita birahi (1) cerita bogel (4) cerita daun muda (4) cerita dewasa (3) cerita dewasa abg (2) cerita dewasa janda (6) cerita gadis (5) cerita hangat (285) cerita hangat;gay stories (1) cerita hot (4) cerita istri (1) cerita istri selingkuh (6) cerita janda (5) cerita janda kembang (1) cerita jorok (8) cerita jorok pembantu (2) cerita kekasih (3) cerita keperawananku (1) cerita kontol (3) Cerita lepas (8) cerita lonte (4) cerita lucah (4) cerita malam pertama (1) cerita memek (6) cerita memek X (1) cerita ngentot (4) Cerita NGEWE (9) Cerita NGEWE Janda (2) Cerita NGEWE Mertua (1) Cerita NGEWE Pembantu (1) Cerita NGEWE Rame Rame (2) Cerita NGEWE Selingkuh (3) Cerita NGEWE Tante (7) Cerita NGEWE Tukar Pasangan (4) cerita nikah (3) cerita nikmat (3) cerita pacar (2) cerita pacaran (3) Cerita panas (29) cerita pelacur (3) cerita pembantu (5) cerita penis (4) cerita perek (5) cerita porn (4) cerita porno (6) cerita porno X (1) cerita psk (3) cerita romantis (3) cerita sahabat (4) cerita saru (5) cerita saru 17 tahun (4) cerita saru X (1) cerita sedarah (1) cerita seks (28) cerita seks daun muda (3) cerita seks dengan anak smu (9) cerita seks dewasa (1) cerita seks ibu (2) cerita seks janda (2) cerita seks janda kembang (1) cerita seks mahasiswa (5) cerita seks melayu (37) cerita seks pembantu (4) cerita seks setengah baya (1) cerita seks tante girang (7) cerita seksi (4) cerita seksual (3) cerita seksual X (1) cerita selangkangan (1) cerita sensual (3) cerita sensual X (1) cerita seru (17) cerita seru 17 tahun (4) cerita setengah baya (2) cerita sex (300) cerita sex 17thn (14) cerita sex dengan tante (14) Cerita sex hot (55) Cerita sex keren (44) Cerita Sex Online (11) Cerita sex panas (23) cerita sex pramuka siaga (1) Cerita Sex Terbaru 2013 (1) cerita sex umum (3) cerita tante (1) cerita tante binal (1) cerita tante girang dengan brondong (1) cerita tentang janda (5) cerita terbaru (14) cerita wts (3) cerita-panas (9) Cerita-panas-Tante (5) ceriti sex (2) cerken3 (12) cerken3a (7) cerken3b (5) cerpen (6) certa memek (3) cewek (1) cewek abg (4) cewek bandung (2) cewek cantik (4) cewek hamil bugil (1) cewek jakarta (2) cewek part time (1) Cewek Seksi (21) cewek sma (1) chating sex (1) ciciku sayang (1) cikgu azarina (1) cikgu dan anakku (1) cikgu miraku sayang (1) cikgu nicky (1) cikgu norasyikin (1) cikgu pelatih beraksi dengan manja (1) cikgu suraya (1) cikgu tuisyen (1) cikgu zaharah (1) cikgu zainab (1) cina comel (1) cinta alam maya (1) cipap lendir awekku (1) code geass (2) comic (41) cuba cuba main kena janda (1) dahaga (1) dalam office dengan nik (1) dapat pantat brunei (1) dara adik tiriku (1) Daun Muda (1) devilz (10) DI bawah umur (12) di perkosa 4 cewek (1) di perkosa teman sendiri (1) di rogol lelaki bangla (1) di villa tante (1) diana shah alam (1) dilanyak di pagi raya (1) dirogol awek UK (1) doggy style (1) Dosen (1) dosen genit (1) dosen tante girang (1) Download Cerita sex (3) Download-3gp (1) Dukun Seks (1) dynasty warriors (3) enaknya memek tmaam tiri (2) enaknya tante girang (1) english (14) Facebook Girls (12) fan fiction (1) fanfiction (14) fantasi yang terjadi (1) Fetish (10) Fiksi (2) Film-Blue (1) first date tips (1) fizaku sayang (1) forced feminization (6) foto bispak (2) foto bugil (1) foto gadis (1) foto istri bugil (3) foto istri bugil X (1) foto janda (3) foto janda muda (2) foto memek (3) foto pelacur (3) foto pembantu bugil (2) foto pembantu diperkosa (2) foto pembantu telanjang (2) foto perek (1) foto perek jakarta (2) foto tante girang (1) foto telanjang (1) Foto-Model (1) Fotografi-dan-model (1) free live bedroom (1) fucking su zina (1) g spot (1) gadis (3) gadis bandung (5) gadis bandung bugil (4) gadis bawah umur (1) gadis sunti pt. 1 (1) gadis sunti pt. 2 (1) geng rompak rogol (1) gila batang (1) Guru (2) hadiah perkahwinananku (1) haus sex (2) hidup berzina bersama bapak (1) hidup berzina bersama bapak 2 (1) hikmah takrabul zina (1) hilang keperawanan (1) hotel indah (1) humor (1) ibu berjilbab nakal (1) ibu dosen teman seks (1) ibu guru (1) ibu guru kesepian (1) ibu hamil (1) ibu tetty (1) Imut (11) iqmar di setubuh bapak mertua (1) isteri tukang kebun (1) isteri yang kesepian (1) istri muda bugil (2) istri muda bugil X (1) istri nakal (1) istri orang (3) istri pak guru (1) istri selingkuh (4) istri selingkuh X (1) istri telanjang (2) istri telanjang X (1) istri teman genit (1) istri teman menggoda (1) istri tetangga (1) istri tetanggaku (1) istri-istri kami (1) Janda (2) janda binal (1) janda bispak (2) janda bugil (3) janda cantik (2) janda dengan memek berdenyut (1) janda desa (1) janda diperkosa (1) janda gatal (1) janda hot (1) janda muda (2) janda seksi (3) janda stw (1) janda telanjang (3) jiran sebelah (1) jiran yang gersang (1) kak hanim 1 (1) kak mun (1) kak ngah (1) kakak iparku yang gatal (1) kakak juga dapat (1) kama sutra (1) Kama Sutra Versi Terbaru (1) kamasutra (2) Kampus (1) Karya Ara456 (1) Karya Chad (6) Karya Dina Nakal (7) Karya Diny Yusvita (3) Karya Dr. H (3) Karya Harry Potter (1) Karya Joeanchoexs (3) Karya Naga Langit (2) Karya Ninja Gaijin (2) Karya Pengarang Lain (54) Karya Raito Yagami (1) Karya Yohana (1) karyawan (1) karyawansex.bercinta di hotel (1) kegadisan hilang (1) kehebatanmu ayu (1) kehebatanmu ayu II (1) kehebatanmu ayu III (1) kekasihku raja (1) kelentit (2) kenangan bersama hanidah (1) kenangan di maktab perguruan (1) kenangan lalu (1) kenikmatan pertama (1) keperawananku (1) Kerabat dekat (16) kisah budak dayak (1) kisah bugil (1) kisah daun muda (3) kisah dewasa (5) kisah ewasa (1) kisah suami isteri (1) kisah tante girang (1) kisah telanjang (1) klimaks (1) kolaborasi (1) koleksi 3gp (3) konekku (1) kontol (1) late classroom (1) Leah Dizon Pose (1) Lesbian (8) lingerie (1) maam tiriku tante girang (1) madu yang dahaga (2) Mahasiswa (1) Mahasiswi (1) main dengan budak (1) mak cik maznah (1) malam pertama (1) malam pertama ngan dibah (1) mama temanku binal (1) mama tiriku binal (1) mbak cantik (1) mbak tukang lulur (1) melayan boss lelaki korea (1) melayan isteri boss (1) membuat wanita terangsang. gaya seks (1) memek (2) memek gadis (2) memek ibu (2) memek ibu kos (2) memek janda (2) memek merah (2) memek pembantu (1) memek tante (3) memek tante cantik (3) memek tante girang (1) mencemari pantat nora (1) menikmati tubuh ratna (1) merogol arina (1) mertua genit (1) milah....tujuh belas tahun (1) miss campo in action (1) MISS V (3) miyabi (2) ml ama ibu mertua (1) Model Seksi (11) mulut vagina (1) muridku suamiku (1) nafsu (2) nancy dan rina (1) nani gadis kampung (1) ngentot (5) ngentot abg (2) ngentot abg smu (2) ngentot cewek abg (4) ngentot cewek hamil (1) ngentot cewek smu (2) ngentot dengan pembantu (1) ngentot ibu menyusui (1) ngentot janda (1) ngentot janda tua (1) ngentot mama (3) ngentot mama tiri (1) ngentot mbak-mbak (2) ngentot mertua (1) ngentot pembantu (3) ngentot saudara (1) ngentot sma (1) ngentot smu (2) ngentot suster (1) ngentot suster cantik (1) ngentot tante (2) ngentot tante girang (3) ngentot tante girang kaya (1) ngentot tante muda (2) Ngentot-Perawat (3) ngeseks dengan mama tiri (1) ngetot adik (1) ngetot kakak (1) Nightmare Sidestory (1) nostalgia gila (1) nurdiyana (1) obat kuat (1) obat kuat lelaki (1) Operator (1) orang asli menikmati tubuhku (1) original (16) pacarku selingkuh (1) pak dollah (1) pak salleh (1) Party Sex Villa (1) pasangan mesum (1) payudara (2) pelacur abg (3) pelacur bandung (1) pelacur jakarta (1) pelacur jalang (3) pelacur tante (3) pelampiansan sex online (2) pelampiasan sex (4) Pemaksaan (6) Pembantu (16) pembantu bahenol (1) pembantu bispak (1) pembantu bugil (3) pembantu diperkosa (1) pembantu makmal (1) pembantu sexi (1) pembantu telanjang (3) Pemerkosaan (49) pengalaman sex (81) peniaga pasar malam (1) Penyiksaan (34) Perawan (42) Perawat (3) Perbudakan (16) perek bandung (1) perek jakarta (1) Perselingkuhan (42) pesta seks (1) Pesta Sex (44) phone sex (1) Pijat payudara (1) Posisi-Sex (2) psk bugil (3) psk telanjang (3) rahsia puan dewi (1) rela hati (1) sedap (11) Sedarah (22) seks (5) seks degan mama (1) seks dengan tetangga (2) Seks di Villa (1) seks jilbab (1) seks kos (1) seks pembantu (2) Seks-Adik-Kakak (1) Seks-Foto-Model (1) selangkangan (2) selangkangan gadis (2) Selebriti News (1) selingkuh (8) selingkuh dengan istri teman (1) selingkuh dengan karyawan (1) selingkuh X (1) semalam bersama pelajarku (1) Sepupu (1) Setengah Baya (6) sex (1) sex dengan ibu guru (1) sex dengan istri orang (3) sex dengan kakak ipar (1) sex dengan tante fitnes (2) sex email (1) Sex Party (1) sex tips (1) sex tool (1) Sexy Dancer (2) Sexy Girls (16) Sexy Houskeeper (1) Sexy Info (6) simpanan ayah tiri (1) sissy maid slave (6) SMU (4) soul calibur (4) SPG Seksi (2) street fighter (1) suami lugu (1) suami sayang (1) suami selingkuh (2) suamiku sayang (1) sue bini orang (1) suikoden 2 (4) Supermarket (1) surina part 1 (1) Suster (3) suster cantik (1) suster cantikku (1) Tante (7) Tante - Tante (21) tante asih (1) tante baik nafsu (1) tante binal (3) tante cantik (1) tante cari brondong (1) tante dosen (1) tante fitness (4) tante gatel (3) tante gaya doggy (1) tante genit (1) Tante Girang (5) tante girang baik (1) tante girang bugil (1) tante girang cantik (1) tante girang cari abg (1) tante girang cari brondong (2) tante girang hot (1) tante girang kaya (1) tante girang merangsang (1) tante girang nafsu (1) tante girang puas (1) tante hot (1) tante jalang (3) tante jilbab genit (1) tante kesepian (8) tante ku aku entot (1) tante ku buas (1) tante manja (1) Tante mau tukar pasangan (1) tante mia (1) tante nakal (1) tante ndut (1) tante ngentot (1) tante pelacur (3) tante sari (1) tante seks (1) tante tetty (1) tante wangi (1) tante-tante (20) tantenal (1) tempek tante (3) terapi seks (1) terbaru (10) Tetangga (1) tetangga idaman (1) tetangga tante girang (1) tetanggaku binal (1) thalha murid tuition (1) Tia (9) tiga saluran perawan (1) tips kamasutra (1) tips kencan pertama (1) tips seks (15) Tips-Seks (3) toket (1) Toket Gede (27) Travic Sex (2) trik mendapatkan tante girang (1) trik perempuan (1) trik seks (1) tuanku din (1) tukang lulur (1) Tukar Pasangan (23) umum (87) Unik (29) vagina (1) vagina tante (1) via (1) video 3gp (5) video kamasutra (1) video sex (6) Video-Blue-Film (1) wanita setengah baya (1) Waria (5) Women tips (1) Womens Tips (1) yana dan arai (1) yati (2) yaya gadis bawah umur (1) yuni (2) zakar besar ke? (1) zura (1) zurina (1)
Powered by Blogger.